Database trigger dengan mysql

Trigger jika diartikan secara bahasa sederhana yaitu suatu pemicu, jika secara istilah trigger merupakan prosedur yang berhubungan dengan table, view, skema atau database yang dijalankan secara implicit pada saat terjadi sebuah event. Database building Trigger diaktifkan berdasarkan waktu yang diinginkan trigger itu bekerja yang biasa disebut dengan Trigger Timing.

• INSERT : berfungsi untuk memasukkan/menginput data ke dalam tabel, fungsi insert disini jika tabel pertama diinput data yang diinginkan, maka secara auto data tersebut akan masuk/merubah ke tabel kedua.


• UPDATE: pada trigger berfungsi sebagai mana Edit, jika data pada tabel pertama diupdate makan akan secara otomatis tabel kedua juga akan terupdate sesuai dengan data yang diupdate.

• DELETE: Sama seperti perintah trigger sebelumnya, Delete berfungsi menghapus data pada tabel, dan jika tabel pertama dihapus makan pada tabel kedua juga akan secara automatis mengubah data yang di delete.

Hasil penulisan dari sebuah Trigger akan menimbulkan efek manipulasi database secara otomatis sesuai dengan yang kita inginkan. Data recovery top 10 Misalnya, setelah insert pada tabel_a dan kolom a1 maka akan otomatis insert pada tabel_b pada kolom b1. Database hosting Begitu pula untuk aksi update dan delete.

Sebagai contoh kasus penggunaan trigger adalah mencatat kejadian-kejadian yang terjadi beserta waktunya pada tabel mahasiswa, dan catatan-catatan tadi disimpan dalam tabel yang lain, misal log_mahasiswa. Data recovery best Misalkan struktur tabel log_mahasiswa adalah sebagai berikut.

Kemudian buat trigger dengan nama ins_mhs yang akan melakukan event insert secara otomatis ke tabel log_mahasiswa ketika kita melakukan event insert pada tabel tbl_mahasiswa.

Dari contoh diatas dapat dilihat bahwa ketika satu record pada tabel tbl_mahasiswa disisipkan (insert), maka secara otomatis tabel log_mahasiswa akan disisipkan satu record, yaitu kejadian ‘Tambah data’ dan waktu saat record pada tabel mahasiswa disisipkan.

Membuat trigger dengan nama update_mhs yang akan melakukan event insert secara otomatis ke tabel log_mahasiswa ketika kita melakukan event update pada tabel tbl_mahasiswa.

Dari contoh diatas dapat dilihat bahwa ketika satu record pada tabel tbl_mahasiswa diperbaharui (update), maka secara otomatis tabel log_mahasiswa akan disisipkan satu record, yaitu kejadian ‘Ubah Data’ dan waktu saat record pada tabel tbl_mahasiswa diperbaharui.

Untuk merujuk ke kolom-kolom tabel yang diasosiasikan dengan trigger, kita menggunakan keyword OLD dan NEW. Data recovery program Keyword OLD mengacu pada nilai lama, sedangkan NEW merepresentasikan nilai baru. 7 data recovery 94fbr Di trigger INSERT, kita hanya dapat menggunakan keyword NEW karena tidak ada data lama.

Dari contoh di atas dapat dilihat bahwa ketika insert pada tabel tbl_pembelian dengan kode barang B002 (Teh Pucuk) dengan jumlah beli 3 buah, maka pada tabel tbl_barang yang mula-mulanya stok pada barang dengan kode B002 adalah 67 sekarang stoknya menjadi 70 setelah ditambah dengan jumlah beli pada tabel tbl_pembelian.

Untuk kasus trigger DELETE, keyword yang bisa digunakan hanya OLD. Database languages Misalkan kita ingin mendefinisikan trigger untuk menghapus semua data pembelian manakala data barang yang sesuai diindikasikan melalui primary key dan foreign key dihapus.

Dari contoh kasus di atas ketika melakukan operasi delete pada tabel tbl_barang dengan kode barang B001 maka pada tabel tbl_pembelian yang berisi kode barang yang sama dengan kode barang barang yang dihapus pada tabel tbl_barang yakni B001 akan otomatis dihapus juga.

Dari contoh kasus di atas dapat kita lihat setelah pada tabel tbl_pembelian dilakukan operasi UPDATE pada record dengan kode barang B002 yang mula-mulanya jumlah beli dari 3 buah diganti atau di update menjadi 10 buah, maka secara otomatis pada tabel tbl_barang dengan kode barang yang sama yakni B002 juga mengalami update yang mula-mulanya stoknya 70 buah menjadi 77 buah.

Keberadaan trigger secara nyata mampu mengatasi berbagai persoalan pelik, misalnya berkaitan dengan integritas atau audit data. Database ranking Ini tentu sangat masuk akal, karena trigger juga bisa mengandung pernyataan-pernyataan yang kompleks termasuk percabangan, pengulangan, fungsi-fungsi agregat, bahkan kode pemanggilan prosedur.

Sebagai ilustrasi sederhana, kita bisa mendefinisikan trigger untuk memeriksa operasi update pada tabel tbl_barang maka pada tabel status_barang akan mengalami penambahan record yakni ketika stok tabel tbl_barang adalah 0 dan akan dihapus jika tidak stok tidak sama dengan 0.

Dari contoh di atas dapat kita lihat bahwa ketika stok pada tabel di update menjadi 0 maka pada tabel status barang akan mengalami operasi insert dan ketika di update lagi menjadi 90 maka recordnya akan dihapus.

banner